Perkembangan Anak Usia 4 Bulan: Berceloteh dan Tengkurap

Perkembangan anak usia 4 bulan memang terlihat menakjubkan bagi kebanyakan orang tua baru. Karena selain bobot dan panjangnya yang bertambah, si kecil juga sudah mulai bisa tengkurap dan berceloteh beberapa kata seperti “pa-pa” atau “da-da”. Ia juga senang mengeksplorasi berbagai warna dan benda-benda yang terlihat di sekitarnya.

Jika Anda ingin mengetahui perkembangan apa saja yang terjadi pada anak usia 4 bulan, ketahui selengkapnya disini. Karena si kecil sudah mulai bercoleh saat memasuki usia 4 bulan, pastikan ibu memberikan mereka stimulasi yang sesuai untuk mengoptimalkan perkembangan kognitifnya.

Berikut Beberapa Hal yang Terjadi pada Anak Usia 4 Bulan

Tidak terasa si kecil sudah mulai belajar tengkurap ya Bunda, padahal baru kemarin rasanya masih di dalam kandungan. Perkembangan anak usia 4 bulan bagi kebanyakan orang tua memang terlihat menakjubkan, lihat saja berikut ini.

1. Mulai Berceloteh atau Membentuk Kosakata

Pada usia 4 – 6 bulan, anak-anak biasanya sudah mulai memiliki kemampuan berceloteh atau membentuk beberapa kosakata. Contohnya, “da-da”, “pa-pa”, atau “ma-ma”, untuk membantu si kecil, Bunda dapat memberikan stimulus seperti menirukan beberapa suara dan ekspresi wajah si kecil. Misalnya, ucapkan kata “ba”, maka si kecil pun akan meniru balik suara Ibu nya. Reaksi si Ibu dapat menjadi stimulus penting ketika mereka belajar mengucapkan sesuatu.

2. Meminimalisir Gangguan Saat Menyusui

Biasanya ASI/PASI sudah memenuhi kebutuhan nutrisi anak yang memasuki usia 4 – 6 bulan. Menurut para ilmuwan, Ibu dapat menurunkan risiko alergi pada anak apabila tidak memberikan MPASI sebelum mereka mencapai usia 6 bulan. Maka dari itu, pastikan Anda hanya memberikan makanan padat setelah anak menginjak usia 6 bulan.

Di usia 4 – 6 bulan, sebagian besar bayi umumnya sudah memiliki bobot 2 kali lipat dari waktu lahir dan akan terus bertambah seiring pertumbuhannya. Kandungan ASI Ibu pada waktu ini tentu juga akan berubah, mengandung lebih banyak mineral dan lemak yang dibutuhkan si kecil.

Akan tetapi saat menyusui, perhatian si kecil jadi lebih mudah teralihkan oleh suara sekitar. Misalnya suara televisi, ayah, kakak, atau suara lain di sekitarnya yang dapat mengalihkan perhatian. Sebaiknya, Anda bisa meminimalisir gangguan tersebut dengan cara memberikan ASI di tempat redup dan sepi.

3. Membalikkan Badan atau Tengkurap

Memasuki usia 4 bulan, kemampuan fisik anak akan berkembang pesat. Mereka akan belajar membalikkan badan atau tengkurap saat Anda menaruhnya di posisi telentang. Saat di posisi tengkurap si kecil juga akan meluruskan kaki dan lengan untuk mengangkat dada. Gerakan ini merupakan hal yang membantu anak untuk belajar duduk sendiri.

Jadi Bunda, itulah beberapa perkembangan anak usia 4 bulan yang umum terjadi. Selain itu, Anda dapat membantu anak mencapai perkembangan optimal dengan memberikan stimulus berupa produk-produk Nutricia Indonesia yang mengandung banyak nutrisi penting. Selamat mencoba.