Mengenal Teknik Printing Sublime Untuk Print Masker

Teknik printing banyak diaplikasikan pada berbagai media tekstil. Teknik ini tergolong praktis dan menghasilkan gambar dengan konsistensi ketepatan hingga 100%. Adapun teknik printing sublime adalah metode pencetakan dengan cara transfer file. Metode ini banyak digunakan untuk print masker.

Apa Itu Teknik Printing Sublime pada Print Masker?

Secara spesifik, printing sublime memiliki cara kerja mencetak gambar berdasarkan file yang dikirimkan pada perangkat mesin printing. Dalam tekniknya mesin yang digunakan merupakan mesin khusus dengan tinta khusus pula agar gambar tercetak sempurna ke area kain.

print masker 9

Teknik printing sublime tergolong pada teknik sablon baru karena menggunakan cara dasar sebagaimana sablon tradisional. Hanya saja menggunakan alat dan cara yang lebih modern. Pengerjaan ini memudahkan seseorang untuk menghasilkan banyak produk cetak dalam waktu singkat.

Dalam berbagai industri, teknik sublime printing banyak digunakan untuk mencetak gambar, tulisan, logo atau desain tertentu sesuai kebutuhan. Salah satunya sebagai media pembuatan masker printing yang semakin digemari masyarakat.

Alat dan Perlengkapan Untuk Printing Sublime

Sebelum memulai, perlu untuk menyiapkan alat dan perlengkapan yang dibutuhkan. Perlengkapan yang tersebut diantaranya adalah printer, tinta sublime, software RIP, kertas sublimasi dan heatpress. Adapun penjelasan masing-masing alat tersebut diuraikan sebagai berikut.

1. Printer dan Tinta Sublime

Mesin printer untuk cetak kain masker atau kain lainnya menggunakan alat khusus dengan ukuran tertentu yang memungkinkan kain tercetak sesuai gambar. Adapun tinta yang digunakan juga merupakan tinta khusus berbahan dasar minyak.

Hal tersebut ditujukan agar hasil printing dapat menyatu dengan kain dan tidak luntur. Kemudian file yang akan dicetak terlebih dulu dipindahkan ke kertas transfer untuk dicetak langsung pada kain atau masker yang diinginkan.

2. Software RIP (Raster Image Processor)

Software RIP berfungsi untuk mengolah input gambar menjadi output desain yang dicetak pada kain atau print masker. Komponen mesin ini bertujuan untuk menentukan kualitas gambar sesuai dengan desain. Daya semprotnya mampu memindahkan file dari satu media ke media lain hingga tercetak.

Alat ini berperan penting, sehingga jika terjadi kesalah proses output maka gambar pun menjadi tidak sempurna. Selain memperhatikan software RIP, media terima output juga perlu dipastikan tetap dalam kondisi baik dan tepat sesuai posisi yang semestinya.

3. Kertas Sublime

Kertas sublime adalah sarana penampung gambar sementara sebelum dipindahkan ke mesin printer dan dicetak pada kain. Kertas ini bukan sembarang lembaran, namun media khusus yang memiliki daya serap tinggi untuk menangkap seluruh file cetak yang akan diletakkan pada bahan kain.

Sebelum menggunakan dan meletakkan kertas, media tersebut harus dipastikan berkondisi baik, rata dan tidak bergelombang. Hal ini untuk membuat hasil gambar rapi dan sesuai ekspektasi. Jika kertas bergelombang sebaiknya ganti dengan yang baru demi menjaga hasil akhir printing pada kain.

4. Heatpress

Heatpress adalah mesin yang bekerja di bagian akhir dari seluruh proses. Sesuai namanya masin ini menghantarkan panas ke media cetak agar gambar dipindahkan secara maksimal. Sedangkan press adalah cara penekanan mesin yang membuat gambar melekat lebih sempurna pada print masker.

Heatpress atau hotpress membutuhkan suhu panas sekitar 180°C untuk merekatkan gambar dengan sempurna pada kain. Jika mesin kurang panas maka hasil cetak desain tidak bisa seluruhnya menempel pada kain atau masker.

Demikian metode cetak dengan printing sublime untuk bahan tekstil seperti masker dan lainnya. Dengan teknik sablon modern ini maka hasilnya akan lebih rapi dan cepat.