Lafal Doa Untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

Apabila orang tua kita sudah meninggal, sebagai anak yang berbakti kita senantiasa diwajibkan untuk mendoakan mereka agar mereka selamat di akhirat. Pasalnya, doa seorang anak yang sholeh tidak akan pernah putus dan akan selalu sampai pada orang tuanya walaupun sudah meninggal. Sebagaimana hadits di bawah ini, doa seorang anak yang sholeh akan terus mengalir amalannya untuk orang tuanya yang sudah meninggal. Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah bersabda: “Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya.” (HR Muslim)

Berikut doa untuk orang tua yang sudah meninggal yang dapat diamalkan oleh seorang anak untuk orang tua yang sudah meninggal.

  1. Lafal doa pendek untuk mendoakan kedua orang tua

Dikutip dari nu.or.id, berikut doa yang bisa dibaca seorang anak untuk kedua orang tuanya:

Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.

Artinya :

“Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.”

Bacaan doa di atas termasuk doa pendek yang umum dibaca sehari-hari setiap usai salat.

  1. Doa untuk orang tua yang sudah meninggal

Berikut doa yang bisa dibaca untuk untuk orang tua yang sudah meninggal:

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa i wats-tsalji walbarodi wa naqqihii minal khothoo ya kamaa yunaqqots- tsawbul abyadhu minad danas, wa abdilhu daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii wa zawjan khoiron min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a ‘idzhu min ‘adzaabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzaabin naar.

BACA JUGA  Review Singkat iPhone XS di Aceh Utara

Artinya :

“Wahai Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih dan sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan seperti baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka.”

Kalau yang sudah meninggal adalah ibu (perempuan), maka lafadz ‘hu’ diganti menjadi ‘ha’ dan jika keduanya sudah meninggal, maka lafadz ‘hu’ diganti menjadi ‘huma’.

  1. Ditutup dengan doa sapu jagad

Mendoakan orang tua yang sudah meninggal sebaiknya ditutup dengan doa sapu jagad, selawat nabi, dan Surat Al-Fatihah sebagai berikut:

Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah.

Artinya :

“Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Allah, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan selawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.” (baca Surat Al-Fatihah).

Itulah beberapa kumpulan doa yang dapat diamalkan untuk orang tua yang sudah meninggal. Semoga bermanfaat.