Kontrol Gula Darah Anda dengan Metformin

Metformin: Kegunaan, Dosis, Peringatan, Interaksi, dan Efek Samping

 

Bagi Anda yang belum tahu, Metformin ini merupakan obat yang bisa membantu untuk mengontrol kadar gula darah yang tinggi, biasanya obat yang satu ini diberikan untuk orang yang mengalami diabetes tipe 2. Obat yang satu ini bekerja dengan membantu mengembalikan respon tubuh seseorang terhadap insuli yang harusnya di prosuksi secara natural.

Selain itu obat yang satu ini juga bisa membantu untuk menurunkan jumlah gula yang diproduksi oleh hati dan juga yang di serap oleh perut atau usus. Obat yang satu ini bisa Anda konsumsi, dan sebaiknya Anda barengi dengan melakukan program diet dengan cara olahraga. Hal ini guna mencegah penyakit diabetes bagi orang yang cukup beresiko.

Obat ini bisa Anda konsumsi dengan anjuran dari dokter, biasanya dokter ini menganjurkan untuk mengkonsumso 1 sampai 3 kali dalam satu hari. Biasanya akan jauh lebih baik untuk minum banyak air jika sedang mengkonsumsi obat yang satu ini. Seorang dokter akan memberikan dosis sesuai dengan keadaan tubuh Anda, respon terhadap obat, dan keadaan tubuh Anda.

Dokter juga biasanya akan memberikan dosis yang rendah di awal, lalu nanti dosisnya bisa bertambah. Hal ini biasanya dilakukan supaya pasien tidak mengalami efek samping seperti sakit perut. Selain itu dokter juga akan menyesuaikan pemberian dosis dengan kadar gula darah pada pasien. Anda cukup mengikuti anjuran yang diberikan oleh dokter.

Supaya hasil yang Anda dapatkan maksimal sebaiknya konsumsi obat ini secara teratur dan juga rutin, konsumsi di waktu yang sama setiap harinya. Obat yang satu ini sebaiknya Anda simpan di suhu ruangan saja. Jauhkan obat ini dari cahaya sinar matahari secara langsung. Jangan juga menyimpannya pada tempat yang lembab contohnya kamar mandi.

Supaya jadi lebih yakin sebaiknya Anda lihat instruksi untuk penyimpanan obat yang benar pada kemasan di bagian belakangnya. Tapi jika petunjuk tersebut tidak ada, Anda bisa juga langsung menanyakannya keĀ  dokter atauĀ  keapoteker.

Sangat disarankan untuk menjauhkan obat ini dari jangkauan anak atau hewan, karen bisa saja mereka bisa memakannya. Periksa tanggal kadaluarsa pada obat, jika obat sudah kadaluarsa dan tidak bisa digunakan segere buang obat. Buang obat ini dengan cara yang benar jangan sampai membuangnya pada saluran air, karena bisa mencemarkan lingkungan.

Saat Anda mengkonsumsi obat ini bisa saja ada gelaja overdosis, tanda yang muncul biasanya tanda hipoglikemia atau gejala seperti:

  • Merasa lelah yang luar biasa
  • Merasa lemah
  • Merasa tidak nyaman
  • Muntah
  • Mual
  • Sakit perut
  • Penurunan untuk napsu makan
  • Napas yang jadi lebih dalam dan juga terengah-engah
  • Napas jadi lebih pendek
  • Pusing
  • Kepala jadi terasa ringan
  • Detak jantung jadi lebih lambat atau bisa juga jadi lebih cepat dari keadaan biasanya
  • Kulit jadi merona merah
  • Nyeri pada otot
  • Tubuh terasa dingin

Jika beberapa gejala diatas ini Anda rasakan maka bisa saja Anda terkena overdosis, lalu apa yang harus Anda lakukan? Jika hal ini terjadi sebaiknya segera pergi kerumah sakit untuk mendapatkan pertologan dari tim medis, karena bisa saja hal ini jadi membahayakan nyawa Anda.

Saat mengkonsumsi obat juga harus dilakukan dengan benar, ikuti aturan yang di anjurkan supaya obat bisa bekerja secara maksimal. Bagi Anda yang sering lupa saat meminum obat Anda harus segera meminumnya ketika ingat. Tapi jika sudah memasuki dosis selanjutnya sebaiknya Anda jangan meminum dua dosis sekali gus tapi konsumsi saja satu dosis.