Di Balik Banyaknya Bisnis Offiline yang Gagal Beralih ke Online

Sumber : jasa press release

Kemajuan tehnologi yang makin hebat membuat pebisnis harus perlu menyesuaikan dengan kondisi. Apa lagi di keadaan wabah yang membuat usaha lemas dan susah bertahan. Salah satunya taktik yang kelihatannya menjadi jalan keluarnya dengan usaha online.

 

Kedengarannya, usaha online relatif gampang digerakkan dan tidak membutuhkan modal yang besar. Cuman dengan bekal handphone dan akses internet, konsumen selanjutnya banyak yang datang sesudah menyaksikan promo produk yang dipasarkan. Tetapi rupanya, banyak yang tidak berhasil saat memulai usaha online. Apa yang membuat mereka tidak berhasil?

 

Bukan kasus akses internet atau permasalahan tehnis yang lain, ketidakberhasilan malah umumnya berakar dari beberapa hal dasar seperti ini

 

  1. Kurangnya pengetahuan mengenai usaha online

Meskipun usaha digerakkan lewat cara online, pengetahuan umum mengenai usaha dan bagaimanakah cara usaha dapat bekerja masih tetap harus dipahami. Memulai usaha sudah pasti tidak sesimpel membuat kue yang dapat dicoba berkali-kali. Apa saja usaha yang digerakkan, kita perlu membuat gagasan dan arah yang terang.

 

  1. Identitas usaha tidak terang

Sebelum mengawali usaha online, kita perlu ketahui banyak hal fundamental. Pertama, apa barang atau jasa yang dijajakan? Kenapa barang atau jasa itu diperlukan? Siapakah yang jadi konsumen setia usaha online ini dan apa usaha ini akan memberikan keuntungan untuk mereka? Kita perlu jawab pertanyaan itu supaya ketahui ke mana arah usaha online kamu akan jalan. Bila kamu tawarkan banyak produk tetapi tidak berkaitan dengan target usahamu, karena itu usahamu akan berkesan tidak optimis dan tidak mempunyai watak yang kuat.

 

  1. Tidak sabar dan gampang menyerah

Kesulitan usaha online dibanding usaha off-line umumnya berada pada kesusahan mendapat customer. Untuk memperoleh customer yang setia pada usaha online kamu, pasti memerlukan proses yang tidak singkat. Oleh karena itu, diperlukan sikap sabar dan tidak mudah menyerah sekalian belajar terus-terusan. Janganlah lupa untuk tingkatkan kualitas usaha online kamu agar makin banyak customer banyak yang datang.

 

  1. Manajemen keuangan yang jelek

Soal keuangan memang jadi hal pemasti dalam menjalankan bisnis, baik online atau off-line. Bila kamu memulai usaha online tanpa mengurus keuangan yang bagus, karena itu usahamu akan susah bertahan untuk waktu lama. Management keuangan dalam usaha perlu ditata sebegitu rupa supaya bisa bertahan di dalam beragam keadaan.

 

Rencanakan dengan baik dan urus dengan tepat jadi jalan keluarnya

 

  1. Rumuskan rencana usaha

Supaya usaha online masih tetap dapat terkonsep secara baik, definisikan rencana usaha yang mencakup arah usaha, sasaran customer, penelitian pasar, penghitungan modal, dan langkah untuk mempromokannya. Dengan berencana banyak hal itu, peluang tidak berhasil dalam usaha online akan makin kecil.

 

  1. Fokus jalankan satu usaha

Alih-alih tawarkan produk atau jasa yang serba ada, semakin lebih gampang bila kamu konsentrasi jalankan satu tipe produk atau jasa yang sesuai ketertarikan dan kekuatan kamu. Pilih usaha yang sesuai ketrampilan akan mempermudah kamu untuk memikulgkannya.

 

  1. Belajar dan bersabar

Jika kamu sebagai pebisnis online yang baru, karena itu banyak-banyaklah belajar dan bersabar. Jauhi harapan yang terlampau tinggi dan konsentrasilah di proses belajar dan praktek memulai usaha onlinemu.

 

  1. Pisahkan keuangan individu dan usaha

Mengatur keuangan dalam usaha yang paling penting ialah dapat pisahkan di antara keuangan individu dan keuangan usaha. Walau kamu memandang usaha onlinemu cuman usaha skala kecil, tetapi bila kamu dapat mengelolanya secara baik maka jauh dari ketidakberhasilan. Disamping itu, kamu perlu menulis tiap transaksi bisnis dan mencatatkannya secara baik agar dapat dipakai sebagai pemasti gagasan usaha seterusnya.

 

Menjalankan bisnis online rupanya tidak segampang teorinya ya. Perlu pengetahuan fundamental yang kita punyai supaya usaha masih tetap dapat berkompetisi di pasar. Jika kamu pernah merasakan ketidakberhasilan menjalankan bisnis toko online, mana penyebab utamanya?